Lebih Banyak Rasa dan Cerita Makanan Nusantara di Lokasi Baru Joongla

Pertama kali dibuka pada 2 Juli 2022, Joongla sempat mendapatkan respon yang positif hingga viral dan saat ini tumbuh menjadi salah satu destinasi kuliner yang wajib dikunjungi untuk pengalaman gastronomi yang unik. Tiap 3-4 bulan sekali, Joongla selalu berganti menu dengan musim yang berbeda, sehingga selalu ada kejutan baru dari cerita-cerita tentang masakan Indonesia yang belum diarsipkan dengan baik. Jadi pastikan untuk selalu masukkin Joongla ke itinerary solo trip atau piknik ke Bandung kalian.

 

Jelang akhir tahun 2023, Joongla resmi berpindah dari Pasar Cihapit ke de JAVA Hotel Bandung, nih! Di lokasi yang baru, Joongla menghadirkan jumlah kursi yang lebih banyak serta membuka sesi mulai dari hari Jumat sampai Minggu. Dengan akses yang lebih mudah, Joongla membuka kesempatan bagi lebih banyak calon pengunjoong untuk mencoba pengalaman fun dining with storytelling pertama di Indonesia.

 

Berita ini disambut hangat oleh para calon dan pengunjoong setia yang selalu excited dengan karya-karya terbarunya Joongla. Begitu juga dengan aku yang akhirnya dapat kesempatan untuk cobain pengalaman makan di Joongla dengan suasana yang baru. Seperti apa ceritanya? Simak terus, ya!

 

Lokasi Baru, Pengalaman Baru

 

 

Setelah satu tahun berlalu, aku berkesempatan lagi untuk makan di Joongla yang menawarkan musim baru dari Nusa Tenggara Barat. Masing-masing musim juga punya warna dan kesan pengalaman yang berbeda pula. Tapi soal rasa, sajian menu Joongla Bandung gak perlu didebatkan lagi. Sudah dipastikan enak-enak!

 

Yang aku rasakan, pengalaman serunya “pop up dining Bandung” jadi lebih terasa “fun dining Bandung” setelah berpindah ke de JAVA Hotel Bandung. Ada beberapa elemen yang cukup surprising dan bikin kelima panca indraku lebih aktif selama sesi. Mulai dari menunggu di Biru Speakeasy Bar, perjalanan melalui taman menuju Joongla, stimulasi musik, wewangian, rasa dan cerita yang menarik, hingga buah tangan yang diberikan di akhir sesi, semuanya bikin aku menunggu-nunggu, “Apa lagi yang bakal disajikan selanjutnya, ya?”

 

Kerjasama dengan de JAVA Hotel Bandung tampaknya seperti Joongla dipertemukan dengan jodohnya. Perpindahan lokasi ke de JAVA Hotel menambahkan penyematan sertifikasi CHSE (Cleanliness, Heath, Safety and Environment sustainability) bagi Joongla. Adanya sertifikasi CHSE ini juga jadi aspek penting demi pengalaman fun dining para pengunjoong yang lebih kumplit; membuat hati tenang karena bersih, aman dan tentunya berkelanjutan.

 

Kenangan Manis dari Musim Nusa Tenggara Barat

 

 

Kali itu aku mencoba menu dari musim Bagai Aur dengan Tebing Nusa Tenggara Barat. Musim ini menyajikan delapan course yang benar-benar memanjakan kelima panca indraku. Penyajiannya ciamik, cita rasanya unik dan ceritanya juga sangat menarik!

 

Sesi dibuka dengan Rujak Kocok yang manis, masam, sedikit pedas dan segar. Dilanjut dengan stimulasi tekstur dari Kerupuk Bouche yang terdiri dari kerupuk Kahangga dan tempura daun kedondong yang disandingkan dengan saus cocolan kol goreng blue cheese puree dan masin jotang chutney. Kemudian sesi berlanjut ke sajian Salad Sepat. Menu ini membawa elemen masam ke tingkat yang lebih tinggi dari olahan belimbing wuluh, asam jawa dan jeruk monte dengan permainan tekstur yang lebih kontras antara lembutnya scallop dan renyahnya pilihan dedaunan serta quinoa sangrai.

 

Lanjut lagi dengan Soup Sararat, yakni menu yang terinspirasi dari pelu lenga (hidangan urap dari NTB). Menu ini disajikan dengan elemen rasa yang berlapis-lapis dari olahan sup dari kacang panjang dan tauge, tiger prawn, minyak wijen, kemangi oil dan dedaunan herbs seperti kemangi, dill dan kenikir. Definisi satu suapan yang kaya rasa!

 

Di selang courses, pengunjoong akan diberikan refreshment yang katanya berbeda-beda setiap sesi (sesuai musim bahannya). Kali itu aku disajikan minuman bersoda dengan air kelapa, puree mangga, dan daun kemangi. Rasanya manis, segar, dingin dan wangi, jadi perkenalan singkat untuk course selanjutnya, yakni Melaut. Ini merupakan palette cleanser dari sherbet tamarind yang super masam dan bikin mata langsung melek! Ternyata jadi paduan rasa yang unik dan baru ketika dimakan bersama air kelapa bakar dan potongan kelapa yang difermentasi. Siap untuk lanjut ke main course-nya!

 

Barulah kita mencicipi main course pertama, yakni Mozaic Alang. Menu ini memperkenalkan pengunjoong dengan singang khas Sumbawa yang gurih dalam bentuk crumble dan bumbu emulsified. Rasa yang gurih dari singang ini ketika dipadukan dengan pisang, ubi dan ayam kukus yang semu manis ternyata sangat satisfying!

 

Kemudian berlanjut ke main course kedua yang terinspirasi dari sate bulayak khas Sumbawa, yakni Nusa Raya. Highlight dari menu ini adalah daging pipi sapi yang teksturnya seperti paduan antara kikil dan sandung lamur, meaty tapi kenyal! Bumbunya yang nutty dan hangat di lidah, ditambah elemen unik dari keripik batang pohon pisang, urap nangka, lontong multigrain dan foam ikan asin jambal gak disangka jadi satu kesatuan yang sangat nikmat.

 

 

Musim ini ditutup dengan menu dessert Tamasya yang mengambil ide dari jajanan-jajanan masa kecil. Menggunakan jagung sebagai bahan utama, rasa dan bentuk jagung yang berbeda-beda dapat ditemukan di berbagai seluk beluk menu ini. Ledakan rasa manis dan asin dalam bentuk popcornstreusel, dan juga jagung bakar mousse di menu ini diseimbangi dengan mochi rasa kopi dan coklat serta bubuk frozen strawberry. Hidangan penutup yang nostaljik dan sangat berkesan di hati!

 

Musim ini merupakan perpanjangan dari musim Joongla sebelumnya, yakni Pucuk Dicinta Rusa Lombok Pun Tiba. Setelah melalui satu musim, ternyata masih banyak orang yang ingin merasakan cita rasa yang unik dari Nusa Tenggara Barat. Joongla juga menyadari, masih banyak rasa dan cerita yang perlu dibagikan setelah 14 hari melakukan riset di Nusa Tenggara Barat. Alhasil, Joongla menawarkan satu musim tambahan untuk para pengunjoong.

 

Kini Reservasi Lebih Mudah di Joongla!

 

Kabar gembira, kini teman-teman Uncov gak perlu rebutan kursi di Joongla karena sudah tersedia lebih banyak kursi dan hari sesi diadakan. Cara reservasi Joongla kini lebih mudah, kalian bisa reservasi langsung melalui WhatsApp atau memesan tiket via marketplace Tokopedia. Yang pasti pengalaman makan yang unik kaya gini bisa dirasakan kita semua!

 

 Joongla at de JAVA Hotel Bandung

Jl. Sukajadi no. 148-150, Pasteur, Bandung, Jawa Barat 40162

IG: @joongla

WhatsApp: (+62) 817-9031-299

Tokopedia: Joongla Indonesia


Sedikit nulis, sedikit lupa. Banyak nulis, jadi gak banyak lupa. Soalnya, tulis menulis bukan sekedar hobi, tapi jadi bagian hidup aku juga. Makanya selalu semangat buat abadikan semua momen, baik tertulis maupun terekam aja!




Dapatkan update artikel Uncov