Wisata Alam Wulenpari Yogyakarta: Unik dan Seru

Di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta memang banyak tempat rekreasi yang bisa jadi destinasi untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga dan teman. Tapi kalau bingung milihnya, ada satu rekomendasi tempat yang punya banyak hal untuk dieksplorasi. Namanya Wulenpari!

 

Mencakup lahan seluas 3 hektar, Wulenpari menawarkan pengalaman ecotourism dengan atraksi wisata alam yang seru, restoran di pinggir sungai Oya dan penginapan unik di Gunung Kidul, Yogyakarta. Ragam atraksi menarik yang bisa dicoba di sini yaitu naik mobil klasik VW keliling daerah Patuk, naik Jeep Tour untuk mengitari sungai dan hutan di sekitar Gunung Kidul, menyusuri sungai dengan perahu, dan bermalam di guesthouse-nya. Semua kegiatan ini bisa dilakukan sambil menikmati suguhan makanan dan minuman tradisional khas Indonesia.

 

Menu di sini mayoritasnya adalah masakan Indonesia. Bisa ditemukan makanan tradisional seperti sayur lodeh, ikan nila goreng, tahu tempe, sayur lalapan dan lain-lain. Untuk minumannya tersedia berbagai macam kopi manual brew seperti V60 serta beberapa pilihan teh dan dan wedang hangat.

 

Menginap di Wulenpari

 

 

Wulenpari menyediakan satu guesthouse berbentuk joglo yang muat untuk maksimal 7 orang (4 kasur) dan satu cabin pinggir sungai untuk maksimal 3 orang (plus 1 extra bed). Karena kami berlima, kami menginap di joglo dengan konsep rumah pedesaan jaman dulu yang dikelilingi oleh perkebunan dan pepohonan tinggi.

 

Joglonya cukup sederhana dan nuansa tradisionalnya sangat kental. Terdapat dua ruangan besar, yakni ruangan utama dengan tiga kasur single dan satu ruangan ber-AC yang lebih besar lagi dengan kasur queen size dan akses ke kamar mandi. Amenities-nya lumayan memadai, ada handuk, sabun mandi, dan kipas angin.

 

Kami disuguhi dengan welcome snack berupa pisang goreng dan teh manis hangat. Pas banget kami sampai sekitar jam 4 sore, bisa bersantai sedikit menikmati cemilan sambil menatapi langit berubah dari terang ke malam.

 

Untuk makan malam, kami pesan beberapa paket ayam goreng dan bakar kumplit dengan nasi, sayur lalap dan sambal korek. Sambalnya joss banget, pedes! Kebetulan pas kami makan malam sudah cukup larut dan suhu udara menurun drastis. Walau sedikit kedinginan dan kesannya sederhana, makan di bawah temaram lampu sambil ditemani minuman hangat ternyata syahdu sekali.

 

Suasana malam hari di joglo Wulenpari ternyata sunyi dan tentrem banget. Sesekali ada suara jangkrik mengisi kekosongan, jadi bikin istirahat jadi lebih tenang. Tipsnya, bawa semprotan atau lotion anti nyamuk ya untuk yang sensitif dengan gigitan serangga ūüėÖ

 

Harga per malam Wulenpari Guesthouse Yogyakarta bisa dilihat sebagai berikut:

-        Kabin pinggir sungai: Weekdays Rp. 350.000, weekends Rp, 375.000 per malam

-      Joglo: Weekdays Rp. 800.000, weekends Rp. 850.000 (sudah termasuk sarapan dan tiket one way naik perahu)

 

Waktu Berkunjung ke Wulenpari

 

 

Salah satu poin utama dari Wulenpari adalah sungai Oya karena jadi pemandangan yang melatarbelakangi seluruh kegiatan wisata di sana. Kalau jalan sedikit ke jembatan di atas tempat parkir kendaraan pengunjung bisa disuguhi dengan pemandangan sunset yang cantik. Jangan terlalu larut main ke sini, karena akses ke lokasi cukup gelap. Kecuali mau menginap di sini yo ndapopo :D

 

Musim kemarau jadi peak season di Wulenpari karena lebih banyak atraksi yang bisa dinikmati. Kalian bisa mencoba camping di tepi sungai saat tanahnya kering dan ideal untuk jadi camping ground. Kalau musim hujan jadi low season di Wulenpari, paling ramainya di akhir pekan saja.

 

Di musim kemarau, warna sungai terlihat bening dan lebih hijau seperti emerald. Namun sayang, kami datang sehari setelah hujan turun, jadi warna airnya tidak begitu jernih. Ini tandanya harus mampir lagi di musim kemarau nanti!

 

Spill sedikit, berikut harga atraksi di Wulenpari!

-        Tiket perahu Rp. 15.000 per orang

-        Naik mobil VW Rp. 150.000 per orang

 

Cara Berkunjung ke Wulenpari

 

 

Cukup mudah untuk sampai ke Wulenpari! Titik lokasinya bisa ditemukan di maps dengan akurat. Lokasi Wulenpari juga sangat dekat dengan tempat wisata di Gunung Kidul lainnya, seperti trekking di Gunung Ireng untuk sunrise, HeHa Skyview dan Obelix.

 

Jika membawa kendaraan, perhatikan ketika hampir sampai di titik lokasi dan menemui jembatan. Untuk mengakses Wulenpari, pengunjung harus memarkirkan mobilnya di bawah jembatan dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau menyewa perahu untuk menyusuri pinggir Sungai Oya. Jika ingin jalan kaki, kalian bisa melewati jembatan gantung dan jalur yang teduh di pinggir sungai. Pilihan lainnya ya naik perahu, biar bisa memanjakan mata dengan pemandangan sungai sekitar 300 m panjangnya.

 

Pengalaman berwisata di Wulenpari Yogyakarta ternyata seru juga, walaupun menurut aku semalam aja gak cukup! Ini bisa jadi alternatif wisata buat kalian yang ingin mencari kegiatan bersantai atau healing seru di kawasan Patuk, Gunung Kidul. Kalian bisa book penginapan di Wulenpari lewat Airbnb ataupun tiket.com, ya. Kalian yang sedang mencari rekomendasi guesthouse di Yogyakarta yang bisa sambil wisata alam, ga boleh skip Wulenpari!

 

Wulenpari Ecotourism Village

Alamat: Beji, Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta

Kontak: 0878-3942-7171

Instagram: @wulenpari

https://g.co/kgs/RQAF1v





Dapatkan update artikel Uncov