Paty Dina, Mengalun Merdu Melintasi Genre Musik

Dalam ranah musik Indonesia yang semakin beragam, Patricia Dina, yang akrab disapa sebagai Paty, hadir membawakan angin segar. Paty adalah salah satu penyanyi cross-genre generasi muda di Indonesia yang menekuni musik jazz, klasik dan keroncong. Keunikan lintas-genre yang dibawanya jadi jendela pembuka yang memperkenalkan genre yang cukup niche di skena musik Indonesia ke khalayak yang lebih luas lagi.

 

Uncov berkesempatan untuk ngobrol-ngobrol santai dengan Paty Februari silam. Paty dengan senang hati membagikan cerita pengalaman bermusik lintas genre, visinya dalam bermusik,tantangan yang dihadapi serta harapannya di masa yang akan datang. Yuk, simak lebih lanjut!

 

Perjalanan dari Anak Kicik Sampai Jadi Full Time Bermusik

 

 

Perjalanan bermusik Paty dimulai sejak usia 3 tahun. Awalnya karena kegigihan orang tua yang menginginkan Paty untuk jadi musisi, Paty didorong untuk mengikuti berbagai les musik mulai dari vokal hingga instrumen. Dari situ, Paty jadi lebih aktif bermusik lewat berbagai kegiatan. “Lanjut ikut paduan suara, aktif di gereja, bikin album lagu anak-anak sampai cobain casting ini itu, pokoknya explore-nya banyak,” ujar Paty.

 

Paty telah mengeksplorasi berbagai aliran musik, dari keroncong hingga klasik, sebelum menemukan cinta sejatinya pada jazz. Hal ini bermula dari pengalaman pertukaran pelajar ke Brazil yang memperkenalkan Paty pada lingkungan dengan budaya bermusik yang kuat. “Aku jadi pulang bawa budaya baru, bisa Bahasa Portugis dan jadi suka Samba dan juga Latin Jazz,” ungkap Paty. Pengalaman ini juga memberikan warna tersendiri dalam kariernya dan menambahkan sentuhan Latin Jazz ke dalam repertoar-nya.

 

Ketika ditanya tentang siapa musisi atau music writer yang menjadi inspirasi, Paty menyebutkan nama-nama besar seperti Diana Krall dan Djavan. Namun, ia juga menegaskan pentingnya mengambil hal-hal baik dari mereka tanpa perlu meniru sepenuhnya. Kemampuan untuk berimprovisasi dalam jazz menjadi daya tarik tersendiri bagi Paty, memungkinkannya untuk terus mengeksplorasi dan berkembang sebagai musisi.

 

Tantangan dalam Lintas Genre, Dibawa “Berenang” Aja

 

 

Menjelajahi berbagai genre bukanlah tanpa tantangan. Paty mengungkapkan bahwa setiap genre memiliki tantangannya sendiri, baik dari segi teknis maupun emosional. Khususnya dalam hal transisi chord, improvisasi (yang menjadi bagian khas dari musik jazz) dan penempatan suara yang berbeda. Terlebih karena Paty harus bisa “switch” dari satu genre ke genre lain, saat menyanyikan lagu-lagu dengan gaya yang berbeda atau berganti bahasa. “Tapi kalau udah asik, malah kaya ngojay (berenang) dan hanyut pas ngebawain lagunya,” tambahnya.

 

Di tengah pasar musik Indonesia yang didominasi oleh aliran musik pop, mencari ruang untuk jazz dan keroncong membutuhkan perjuangan ekstra. “Tentu tantangannya harus berjuang keras karena saingannya banyak, minat masyarakat terhadap musik jazz dan keroncong masih kecil, apalagi kalau ga ikut label besar,” ungkapnya. Meski demikian, Paty tetap bertahan sebagai musisi independent.

 

Bertambahnya Apresiasi Musik Jadi Mimpi dan Harapan

 

 

Kesenangan mengulik dan belajar musik datang dari mimpinya yang tinggi. “Aku ingin lebih dikenal dan dapat mempengaruhi lebih banyak anak muda untuk mencintai musik,” ujar Paty. Ketika ditanyakan punya Impian cover lagu atau perform bareng musisi apa, Paty langsung kebingungan. Mungkin karena banyak pilihan! “Kalau bisa milih, pengen bisa perform bareng Candra Darusman, atau Seu George untuk mendampingi main gitar!” Serunya dengan semangat.

 

Ia juga berencana untuk merilis karya-karya orisinalnya sendiri, dengan harapan dapat menghadirkan kontribusi yang berarti dalam industri musik Tanah Air. Selain itu, Paty berharap agar generasi muda bisa mengapresiasi musik dari berbagai genre dengan berbagai cara. “Musik gak melulu tentang pop atau jazz kok, masih banyak genre lain yang bagus-bagus dan bisa diapresiasi,” tambahnya.

 

Pesan untuk Para Sesama Musisi Muda Indonesia

 

Di akhir wawancara, Paty memberikan pesan inspiratif untuk para musisi muda yang sedang merintis karir. “Tetap harus be yourself dan find your true color dalam perjalanan bermusik kalian,” ujar Paty. Mencari identitas diri dan musik jadi hal penting untuk bisa enjoy dan kokoh berdiri di industri yang sedang berkembang pesat ini. “Dan terus berlatih, karena latihan itu penting!” pungkasnya.

 

Kehadiran Paty benar-benar membawa semangat baru bagi industri musik Indonesia saat ini. Eksplorasi dan dedikasinya untuk mempelajari musik bikin kami penasaran dan karya-karya barunya yang akan datang. Jadi bukti bahwa musik gak mengenal batas dan bisa terus mengalun melintasi segala genre.


Sedikit nulis, sedikit lupa. Banyak nulis, jadi gak banyak lupa. Soalnya, tulis menulis bukan sekedar hobi, tapi jadi bagian hidup aku juga. Makanya selalu semangat buat abadikan semua momen, baik tertulis maupun terekam aja!




Dapatkan update artikel Uncov